Senin, 01 Oktober 2018

Kajian Islam Tentang becanda atau besenda gurau

Kajian Islam: “ Bencanda yang tercela”.  Bercanta itu adlah mengeluarkan kata-kata yang mewujudkan kegembiraan hati dan kelapangan perasaan, atau yang dapat mewujudkan ketawa. Bercanda ini  menurut para ulama hanya sedikit yang dibolehkan. Apabila kita memperbanyak canda maka terlarang hukumnya; karena  mungkin dengan canda yang banyak  akan dapat membawa kita kepada tersinggungnya perasaan. Apalagi  ketawa yang banyak itu dapat memadamkan nur hati dan menghilangkan harga diri.
Ada beberapa hadits menyebebutkan:
·         “Bahwasanya seseorang itu sungguh membicarakan sesuatu pembicaraan buat menertawakan teman-teman yang sekedudukan dengannya, lalu terjunlah ia dengan candanya itu kedalam neraka” ( HR Turmudzy – Jami’ 1 : 67)
·         “ Saya ada bercanda, tetapi tidak saja mengeluarkan perkataan, melainkan yang benar” (Al-Kunuz 2 : 114)
·         “Celaka bagi yang berbicara, lalu berdusta untuk menertawakan orang. Nah, celaka baginya, kemudian lagi celaka baginya” (HR Ahmad – Jami’ 2 : 185)
·         “Seseorang itu bisa menerjunkan dirinya kedalam neraka lantaran sepatah perkataan yang diucapkan untuk membawa manusia tertawa” (HR Abid-Dunya – Syarah Ihya 7 : 496)
Dari penjelasan hadits-hadits itu jelaslah bagi kita bahwa yang dibolehkan adalah canda yang membawa kepada hiburan hati dan kepada kelapangan perasaan. Dalam pada itu disyaratkan supaya senantiasa dijaga baik-baik adab dan peradaban.

Canda-gurau  yang keluar dari garis peradaban dan kelayakan dapat melahirkan marah atau jijik, maka syarak melarangnya.  Canda itu adakalanya tercegah dan adakalanya diharuskan. Canda yang terlarang karena maksudnya supaya orang-orang tertawa, dan candanya berkepanjangan. Canda yang dibolehkan jika tidak berkepanjangan dan tidak pula bermaksud menertawakan orang lain.  Canda yang baik itu untuk mendatangkan kegembiraan didalam hati, menjauhkan kejenuhan/kejemuan atau kepayahan berpikir dan membangkitkan semangat berpikir atau bekerja kembali, setelah sejenak beristirahat. Semoga kita dapat menjalankannya. In Sha Allah, Aamiin…@@

Tidak ada komentar:

Posting Komentar